Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME)





1. Implementasi Realistic Mathemathic Education

Implementasi pendidikan matematika relistik di indonesia harus dimulai dengan mengadaptasi RME sesuai dengan kondisi bangsa Indonesia. Terdapat lima prinsip utama dalam “kurikulum” matematika realistik,antara lain:

a. Didominasi oleh masalah-masalah dalam konteks, melayani dua hal yaitu sebagai sumber dan sebagai terapan konsep matematika.

b. Perhatian diberikan pada pengembangan model-model, situasi, skema, dan simbol-simbol.

c. Sumbangan dari para siswa, sehingga siswa dapat membuat pembelajaran menjadi konstruktif dan produktif.

d. Interaktif sebagai karakteristik dari proses pembelajaran matematika.

e. Intertwining (membuat jalinan) antar topik atau antar pokok bahasan atau standar kompetensi.

2. Karakteristik Realistic Mathematic Education

Terdapat lima karakteristik RME antara lain:

a. Menggunakan konteks

Konteks adalah lingkungan keseharian siswa yang nyata. Dalam matematika tidak selalu diartikan “konkret” dapat juga sesuatu yang telah dipahami siswa atau dapat dibayangkan siswa.

b. Menggunakan model

Model diarahkan pada model konkret meningkat ke abstrak atau model dari situasi nyata atau model untuk arah abstrak.

c. Menggunakan konstribusi murid

Konstribusi yang besar pada proses belajar mengajar diharapkan dari konstruksi peserta didik sendiri yang mengarahkan mereka dari metode informal mereka kearah yang lebih formal atau baku.

d. Interaktifitas

Dalam pengajaran kontriktif diperlihatkan interaksi, negosiasi, secara eksplisit, intervensi, kooperatif dan evaluasi sesama peserta didik-guru, dan guru – lingkungan.

e. Terintegrasi dengan topik pembelajaran lainnya

Dalam pembelajaran menggunakan pendekatan holistik. Artinya bahwa topik-topik belajar dapat dikaitkan dan diintegrasikan sehingga memunculkan pemahaman suatu konsep atau operasi secara terpadu.

3. Langkah-langkah Pembelajaran Realistic Mathematic Education

Adapun langkah-langkah pembelajaran Realistic Mathematic Education adalah sebagai berikut :

AKTIVITAS GURU

AKTIVITAS SISWA

· Guru memberikan siswa masalah kontekstual

· Guru merespon secara positif jawaban siswa. Siswa diberi kesempatan untuk memikirkan strategi siswa yang paling efektif.

· Guru mengarahkan siswa pada beberapa masalah kontekstual dan selanjutnya mengerjakan masalah dengan menggunakan pengalaman mereka

· Siswa secara mandiri atau kelompok kecil mengerjakan masalah dengan strategi-strategi informal.

· Siswa memikirkan strategi yang paling efektif.

· Siswa secara sendiri-sendiri atau berkelompok menyelesaikan masalah tersebut.

· Guru mendekati siswa sambil memberikan bantuan seperlunya.

· Guru mengenalkan istilah konsep.

· Guru memberikan tugas di rumah, yaitu mengerjakan soal atau membuat masalah cerita serta jawabannya sesuai dengan matematika formal.

· Beberapa siswa mengerjakan di papan tulis, melalui diskusi kelas, jawaban siswa dikonfrontasikan

· Siswa merumuskan bentuk matematika formal

· Siswa mengerjakan tugas rumah dan menyerahkannya kepada guru.

2 komentar:

Kode Smiley Untuk Komentar


:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t