Arti 10 Kalimat Dasadharma Pramuka













Dalam pramuka sering terucap 10 kalimat, yaitu Dasadharma. Di kehidupan, kita selalu mencoba memenuhi dan melaksanakan 10 kalimat tersebut, antara lain:

1. Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Dengan melakukan/melaksanakan dharma yang pertama, kita akan menjadi pribadi yang beriman. Dengan secara rutin melakukan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, ini akan menjadi awal yang baik bagi bangsa dan negara tercinta dalam beragama serta mematuhi semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia

Saat ini, bumi kita telah rusak akibat ulah manusia itu sendiri, seperti firman Allah dalam surat Ar-Rum ayat 41 yang artinya “Telah nampak kerusakan di bumi dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, . . . .”. DasaDharma yang ke-2 ini mengajak kita untuk melestarikan alam, dan saling menyayangi antar manusia maupun dengan alam sehingga terwujudlah kehidupan yang baik dan sejahtera.

Pramuka tidak terlepas dari alam, sehingga marilah kita melestarikan alam agar kita tetap bisa hidup. Misal saat kita tersesat di hutan, kita hanya mengandalkan kekayaan alam yang ada untuk bertahan hidup. Pernahkah anda mendengar “bertahan hidup di kota lebih kejam dari bertahan hidup di hutan”, pada kenyataannya memang benar, untuk mencari air bersih di kota sangatlah sulit bahkan bila kita temukan haruslah kita membayar untuk air tersebut walau hanya sekedar untuk menghilangkan dahaga sejenak. Sedangkan di hutan kita dengan mudah menemukan sumber air, bahkan beberapa pohon pun menyimpan air tersebut dengan menjulurkan akar-akarnya di permukaan.

3. Patriot yang sopan dan kesatria

Sekarang ini banyak anak muda yang tidak sopan terhadap orang tuanya sendiri. Keadaan ini sangat memprihatinkan, bahkan ketidak sopanan sudah menjadi hal yang biasa. Dalam pramuka, kita diminta untuk saling menghargai dan saling membantu dalam hal apa saja, sehingga muncullah pribadi-pribadi yang sopan dan kesatria.

4. Patuh dan suka bermusyawarah

Kita di didik dan di ajarkan tentang peraturan, entah yang tertulis atau pun hanya peraturan yang secara lisan. Kita di tuntut agar mematuhi peraturan tersebut, akan tetapi setiap peraturan yang ada haruslah melewati tahapan seperti memusyawarahkan peraturan yang akan di patuhi tersebut. Sehingga setiap anggota pramuka di latih untuk melakukan hal tersebut. Bermusyawarah bukan hanya untuk membuat peraturan, tetapi juga untuk menyelesaikan masalah secara bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan.

5. Rela menolong dan tabah

Saat kita menolong, kita sering berfikir atau pun berharap imbalan dari orang yang kita tolong. Rela menolong berarti kita harus rela menolong dengan ikhlas tanpa pamrih sedikit pun, dengan keikhlasan saat kita menolong itu semua akan terasa ringan dan terasa mudah di lakukan. Ketabahan juga sangat diperlukan saat kita menolong, karena menolong itu membutuhkan kesabaran dan ketabahan agar apa yang kita lakukan bermanfaat bagi orang yang kita tolong.

6. Rajin, terampil dan gembira

Rajin, kata tersebut memiliki 2 penafsiran, yaitu rajin yang berarti rapi dan rajin yang berarti aktif dalam melakukan suatu hal. Jadi kita harus bisa melaksanakan kata rajin tersebut. Terampil, dengan terampil kita bisa membuat lapangan pekerjaan atau pun hanya untuk menyalurkan imajinasi. Gembira, apa saja yang kita lakukan kita haruslah gembira, apa lagi jika hal tersebut kita lakukan dengan sepenuh hati.

7. Hemat, cermat dan bersahaja

Hemat dalam menggunakan sesuatu, cermat dalam melakukan tindakan, dan ramah terhadap semua makhluk hidup, mungkin hal ini sangatlah sulit di lakukan dengan perkembangan jaman dan mahalnya bahan-bahan pokok.

8. Disiplin, berani dan setia

Disiplin waktu, berani menghadapi tantangan dan juga setia dalam melakukan suatu hal, itu membuat hidup kita mandiri yang berarti kelak kehidupan kita juga akan cerah.

9. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya

Bertanggung jawab bukanlah hal yang mudah, namun hal itu harus kita lakukan untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Dengan bertanggung jawab, maka orang lain akan percaya kepada kita untuk melakukan suatu hal yang orang tugaskan, tetapi janganlah menodai kepercayaan orang, karena kepercayaan tersebut akan sulit untuk kembali.

10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

Suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan, kata tersebut sungguh sangat indah untuk diucapkan, akan tetapi pada kenyataan yang sekarang ini, budaya barat yang masuk menyebabkan hal itu sangatlah sulit. Bahkan saat ini kuntil anak lebih sopan dari pada remaja-remaja yang ada, karena baju yang di pakai oleh kuntil anak menutupi semua bagan tubuhnya, bandingkan saja dengan anak remaja saat ini, dengan baju yang kurang bahan mereka pakai, sangatlah tidak sopan. Hal tersebut sering membuat kemaksiatan. Kita hidup hanya sementara, apa bila kita masih terpengaruh dengan hal yang kotor, maka celakalah hidup kita kelak.

Sebenarnya banyak hal yang belum di jelaskan. Akan tetapi jika kita bisa menjalankan ke-10 hal tersebut, maka kita akan menjadi orang yang sangatlah baik, atau pendek kata akan menjadi sebaik-baiknya orang. Karena ke-10 Dasadharma tidak ada yang mengajarkan suatu hal yang jelek. Dan andai para pejabat melakukan atau pun mengamalkan ke-10 Dasadharma tersebut tidak akan ada lagi korupsi, dan Bangsa Indonesia akan menjadi negara yang sangat maju dan makmur.


karya Muhammad Tri Wahyu Siswanto

0 komentar:

Kode Smiley Untuk Komentar


:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t